Jumat, 21 Maret 2014



Vladmir Levin:
From Russia,With Love

Sistem keamanan Citibank di New York,pada Agustus 2004 itu,menandai dua transfer uang,Satu,sebuah transfer uang secara elektronik sebesar USD 28.800.Kedua,transfer uang sebesar USD yang juga dilakukan secara elektronik.Kedua transfer itu tampak mencurigakan. Pihak bank segera mengontak FBI.Biro penyelidik federal Amerika Serikat itu mengendus adanya tindak kejahatan.Pelacakan mulai dilakukan.Bahkan,penyelidikan ini melibatkan para penegak hukum di berbagai negara.


MENJARAH USD 10 JUTA DARI CITIBANK

Upaya ini tidak sia-sia.Pada akhir Agustus 2004,berbekal informasi yang dipasok oleh phak Citibank lewat FBI,polisi Israel menangkap seorang lelaki berkebangsaan Georgia yang berpaspor Yunani atas nama Alexios Palmidis.Belakangan diketahui,paspor itu palsu.Si lelaki ternyata bernama Alexei Lachmanov dan berasal dari Rusia. Lachmanov ditangkap pada saat berniat mau menarik uang sebesar USD 940 ribu di beberapa bank di Israel.Uang tersebut ditrasnfer secara ilegal dari Invest-capital,sebuah cabang Citibank di Argentina,dan masuk ke lima rekening yang dikuasai oleh Lachmannov.


         Dalam aksinya,Lachmanov tidak sendirian,Di duga,Lachmanov hanyalah kaki tangan dari sebuah gerombolan perampok elektronik.Uang yang dijarahpun bukan hanya USD940 ribu.Penyelidik menemukan bahwa uang uang berhasil dijarah oleh kawanan Lachmanov dari Citibank itu mencapai USD 10 juta.

         Berbagai penyelidik dan pelacakan,serta berkat bantuan para pejabat telekomunikasi Rusia,akhirnya mengarah ke satu nama yang dianggap sebagai dalang aksi ini adalah dia,Vladimir Levin.


Polisi Rusia,yang melakukan penggerebekan ke apartemen yang dihuni oleh
Levin,berhasil menyita computer,game dan disk,speaker dan satu set TV,tapi Levin belum tertangkap waktu itu,Levin baru berhasil ditangkap oleh polisi Inggris di Heathrow
Airport Inggris pada 3 Maret 1995.Tampaknya,sejak penangkapan Levin,kasus pembobolan Citibank lebih terbuka ke public.Koran Washington Post Edisi 17 September1995,missal,memuat iklan satu halaman penuh yang mengajak pembaca untuk “Call Citibank today and start using our PC banking service for free”,Nama Vladimir Levin barangkali terdengar asing bagi telinga bagi banyak orang.Levin memang dikenal sebagai seorang penyendiri.Tapi tidak begitu bagi mereka yang berada di lingkungan St.Petersburg Tekhnologichesky University,Rusia.Di lingkungan universitas tersebut,lelaki lulusan Departemen Matematika Terapan ini dikenal sebagai seorang jenius.

  Bagaimanakah si jenius ini bisa terlibat dalam kejahatan berbasisekonologi?Sekurangnya,ada dua versi cerita mengenai asal-usul aksi Levin.
t

VERSI PERTAMA

Versi pertama menyebutkan bahwa aksi penjarahan bank terbesar yang pernah
dipublikasikan ini bermula dari perkenalan Levin dengan seorang sopir bus pada bulan
Juli 1994.Kepada si sopir bus,yang kemudian menjadi teman dekatnya,Levin mengaku
tahu cara untuk membobol system keamanan Citibank dan telah berhasil mentransfer
uang dari Citibank ke rekeningnya di Finlandia dalam jumlah besar.Si sopir bus,yang
juga seorang pebisnis,tertarik untuk menjadi mitra Levin dan mau menjadi anggota dari
sebuah kelompok hacker Internasional.

      Beberapa minggu kemudian,mereka melakukan beberapa kali transfer secara illegal je sebuah rekening Shore Corp di Bank of America.Rekening ini adalah milik Jevgenij
Korolkov,salah seorang teman Levin.Pihak Citibank yang menaruh curiga atas transfer
ini mulai menanyai Korolkov.Tapi Korolkov kemudian meninggalkan Amerika Serikat.

Sukses ini segera disusul oleh aksi-aksi penjarahan berikutnya.

VERSI KEDUA

       Menurut versi lain,aksi penjarahan Citibank ini berkait dengan perkenalan Levin dengan sistem perdagangan internasional yang dilakukan secara elektronik.Levin pernah diminta untuk mengembangkan pemrograman komputer untuk mendukung bisnis internasional seorang kenalannya;yaitu seorang pedagang keturunan Amerika-Rusia.

   Ide untuk menjebol sistem keamanan jaringan bank itu sendiri,menurut teman-teman
Levin di St.Petersburg Tekhnologichesky University,muncul begitu saja secara spontan
dalam sebuah diskusi teknis mengenai untung rugi dari program jaringan komputer
antarbank yang berbeda.Para peserta diskusi itu adalah anggota dari kelompok elit ahli
komputer.Tidak terlalu jelas apakah mereka yang berada dalam diskusi ini terlibat dalam aksi penjarahan yang dilakukan oleh Levin.Yang pasti,dalam aksi-aksinya,Levin
didukung oleh tidak kurang dari 30 ahli komputer
.
     Setelah 30 bulan masa penahannya di Inggris,Levin diekstradisi ke Amerika.Dalam
dakwaan di pengadilan Amerika Serikat,Levin diyakini telah menggunakan computer AO Saturn,perusahaan computer tempatnya bekerja di St.Petersburg,untuk memanipulasi computer-komputer Citibank agar bisa mentransfer dana ke rekening-rekening di Finladia,Israel,dan Bank of America yang dikuasai olej Levin sendiri atau antek- anteknya.Namun sumber lain menyebutkan bahwa.

Lein menjalankan aksinya pada malam hari di apartemennya dengan menggunakan laptop.Menurut sumber tersebut.ia sengaja memilih beraksi pada waktu malam hari di Rusia karena pada saat itu di New York sedang siang hari.

    Terlepas Dari versi mana yang sesungguhnya terjadi,Levin berhasil mengakali keamanan system manajemen cash Citibank yang disebut FICCM (Financial Institutions Citibank Cash Manager).FICCM memungkinkan para nasabah untuk melakukan transfer dana ke lembaga keuangan manapun dari jarak jauh secara elektronik.Nasabah bisa melakukan transfer dengan sebuah terminal computer yang terhubung lewat system telepon ke computer Citibank yang terletak di Parsipanny,New Jersey.Permintaan transfer itu akan diotentifikasi oleh dua karyawan yang masing-masing menggunakan identifikasi deksripsi dan password yang terpisah.lalu proses akan berjalan secara otomatis lewat bagian transfer uang Citibank di New York.

   Sejauh ini ,teknik yang dipakai oleh Levin untuk mengakses FICCM itu tidak diketahui
secara persis.Yang Pasti,seperti diakui oleh juru bicara Citibank,Levin menggunakan
account nasabah Citibank yang valid ketika berhasil dicuri oleh Levin untuk mengakses
FICCM.Hal ini sempat memicu spekulasi bahwa aksi-aksi Levin didukung oleh “orang
dalam”Citibank.Tapi spekulasi itu dibantah oleh pihak Citibank.

        Sementara Novoye Russkoe Slovo(NRS),koran berbahasa Rusia yang terbit di
Amerika,edisi 15 September 1995 berspekulasi bahwa keberhasilan Levin membobol
Citibank karena Levin mampu melumpuhkan pertahanan elektronik beberapa kantor
cabang SWIFT di Negara-negara dunia ketiga.SWIFT,sebuah konsorsium telekomunikasi elektronik bank-bank terkemuka di dunia yang berbasis di Belgia,terlibat dalam cara pembayaran(mutual settlement payments) diantara para anggotanya.tapi,lagi- lagi,spekulasi ini ditolak oleh pihak Citibank.

     Pers menyebut kasus Levin sebagai kasus perampokan bank lewat Internet yang
pertama.Tapi beberapa pakar tidak setuju dengan sebutan itu.Menurut para pakar,untuk membobol Citibank,Levin menggunakan system telekomunikasi,bukan
Internet.Levin,menurut pakar,mampu mencegat panggilan telepon para nasabah
dan,karena para nasabah mengotentikasi account mereka dengan menekan nomor dan

PIN,Levin berhasil mendapatkan infomarsi yang ia butuhkan untuk menjalankan aksi
kejahatannya.

      Apapun teknik yang dipakai oleh Levin lelaki yang tidak bisa berbahasa Inggris ini
berhasil menyusup ke system computer Citibank sebanyak 18 kali antara Juni-Agustus
1994.Selama penyusupannya itu,Levin melakukan 40 transfer dana ke rekening yang
dikuasai oleh Levin dan gerombolannya.Teman-teman Levinlah yang kemudian mencoba menarik dana hasil jarahannya itu secara tunai.Menurut Koran Novoye Russkoe Slovo,dana-dana tersebut berasal dari cabang-cabang Citibank di Argentina dan Indonesia.


    Dari total USD 10 juta yang berhasil ditransfer oleh Levin,Citibank berhasil mengambil kembali USD 9,6 juta.Sisanya raib!Di pengadilan,Levin sendiri hanya mengaku mentransfer uang sebesar USD 3,7 juta.Pada Februari 1998,pengadilan yang dipimpin oleh hakim Michael Mukasey mengganjar Levin dengan hukuman penjara selama dua tahun dan membayar ganti rugi kepada Citibank sebesar USD 240,015.Teman-teman Levin yang dianggap terlibat dalam kasus ini sudah terlebih dahulu diadili.


Sejak kejadian penjarahan digital ini.Citibank mulai menggunakan Dynamic Encyption
Card.Sistem keamanan ini hanya dimiliki oleh Citibank.

Sumber : pdf ebukindo, WICAK HIDAYAT dan YAYAN SOPYAN , DIBALIK KISAH HACKER HACKER LEGENDARIS, MEDIAKITA

0 komentar:

Posting Komentar