Jumat, 21 Maret 2014



Pengertian Profesionalisme 

            Profesionalisme merupakan sikat dari seorang professional, dan professional berarti melakukan sesuatu sebagai pekerjaan pokok , yang disebut profesi, artinya pekerjaan tersebut bukan pengisi waktu luang atau sebagau hobi belaka. Jika “profesi” diartikan sebagai pekerjaan dan “isme” sebagau pendangan hidup, maka professional dapat diartikan sebagai pandangan untuk selalau berfikir, berpendirian, bersikap dan bekerja sungguh-sungguh, kerja keras , bekerja sepenuh waktu,disiplin, jujur, loyalitas tinggi dan penuh dedikasi demi keberhasilan pekerjaannya.


            Dengan pengertian tersebut,profesionalisme sangat diperlukan untuk keberhasilan suatu perusahaan, organisasi dan lembaga. Perusahaan, organissasi dan sejenisnya tersebut kalau ingin berhasil program-program, maka harus melibatkan orang-orang yang mampu bekerja secara professional . Tanpa sukat dan perilaku professional maka lembaga, organisasi tersebut tidak akan memperoleh hasuil yang maksimal, bahkan bisa mengalami kebangkrutan.

Ciri ciri profesioinalisme

  1. Punya ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta  kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan 
              
         2. Punya  ilmu  dan  pengalaman  serta  kecerdasan  dalam menganalisis  suatu  masalah  dan  peka  di  dalam      membaca  situasi  cepat  dan  tepat  serta  cermat  dalam     mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan 

 
  3. Punya  sikap  berorientasi  ke  depan  sehingga  punya     kemampuan  mengantisipasi  perkembangan  lingkungan yang terbentang di hadapannya 
    
  4. Punya  sikap  mandiri  berdasarkan  keyakinan  akan kemampuan  pribadi  serta  terbuka  menyimak  dan menghargai  pendapat  orang  lain,  namun  cermat  dalam 
     memilih  yang  terbaik  bagi  diri  dan  perkembangan      pribadinya 



      Ciriciri profesionalisme dalam Islam :

  1. Sifat Kejujuran
  2. Sifat Tanggung Jawab
  3. Sifat Kmunikatif
  4. Sifat Cerdas
                                                                 


 Kode Etik Profesionalisme

1. Standarstandar  etika  menjelaskan  dan  menetapkan 
      tanggung jawab terhadap klien, institusi, dan masyarakat 
      pada umumnya 
   2. Standarstandar  etika  membantu  tenaga  ahli  profesi 
      dalam  menentukan  apa  yang  harus  mereka  perbuat 
      kalau  mereka  menghadapi  dilemadilema  etika  dalam 
      pekerjaan 
   3. Standarstandar  etika  membiarkan  profesi  menjaga 
      reputasi  atau  nama  dan  fungsifungsi  profesi  dalam 
      masyarakat melawan kelakuankelakuan yang jahat dari 
      anggotaanggota tertentu 
   4. Standarstandar  etika  mencerminkan  /  membayangkan 
      pengharapan  moralmoral  dari  komunitas,  dengan 
      demikian  standarstandar  etika  menjamin  bahwa  para 
  
     anggota profesi akan menaati kitab UU etika (kode etik) 
   profesi dalam pelayanannya 
5. Standarstandar  etika  merupakan  dasar  untuk  menjaga 
   kelakuan  dan  integritas  atau  kejujuran  dari  tenaga  ahli 
   profesi 
6. Perlu  diketahui  bahwa  kode  etik  profesi  adalah  tidak 
   sama  dengan  hukum  (atau  undangundang).  Seorang 
   ahli  profesi  yang  melanggar  kode  etik  profesi  akan 
   menerima  sangsi  atau  denda  dari  induk  organisasi 
   profesinya 


Sumber : http://mkusuma.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/11837/W01-Pengertian+Etika.pdf

0 komentar:

Posting Komentar