Minggu, 19 Januari 2014




Manajemen server adalah pengelolaan server yang mencakup proses pemeliharaan ,perawatan, monitoring ,security ,recovery dan maintenance pada perusahaan yang bertujuan agar server dapat beroperasi secara baik untuk menghindari ancaman pada server seperti server down. 

Pemeliharaan server meliputi perawatan pada hardware dan mengelola software pada server pada Manajemen server terdapat kegiatan seperti membangun database , monitoring , menjaga keamanan data , menjaga stabilitas server dan recovery backup data.
 
IP Adders adalah identitas satu komputer dalam jaring computer / internet, seperti halnya rumah kita memupnyai nomer rumah yang tertempel pada dinding. Penulisan IP Adders terbagi  4 kelompok 8 bit yang dituliskan dalam bilangan biner. Dimana setiap kelompok dalam IP  Adders dipisahkan oleh titik  Nilai terbesar dari bilangan biner 8 bit adalah 255. Oleh karena itu jumlah IP Adders yang tersedia ialah 255.255.255.255 IP Adders yang sebanyak ini harus dibagi bagikan keseluruh pengguna jaringan komputer / internet di seluruh dunia.
 
KELAS KELAS IP ADDERS 

Dengan adanya permasalahan tersebut maka IP Adders dibagi sesuai dengan kelas kelas IP Adders. Dasar pertimbangan Pembagian IP Adders ke dalam kelas kelas adalah untuk mempermudah penditribusian pendaftaran IP Adders kepengguna jaringan komputer / internet. IP Adders ini dibagi dalam 5 kelas yaitu : kelas A, kelas B Kelas  C, kelas D dan kelas E , yang akan dibahas kali ini adalah kelas A , kelas B dan kelas  C

Perbedaan dari masing masing kelas adalah pada ukuran dan jumlahnya. Kelas  A dipakai oleh sedikit jaringan namun jaringan ini memiliki anggota yang besar. Kelas B dipakai untuk jaringan sedang dan besar kelas ini mempunyai banyak jaringan dan juga memiliki anggota yang besar hingga ribuan. Kelas C dipakai oleh banyak jaringan namun, anggota masing masing jaringan sedikit. Kelas D dan E juga didefinisikan, tetapi tidak digunakan dalam pengenggunaan normal, kelas D dipergunakan dalam jaringan multicasting dan kelas E untuk keperluan Eksperimental.

Pemabagian kelas kelas IP Adders didasarkan dua hal network ID dan host ID  dari suatu IP Addres.  Setiap IP Addres meruapakan pasangan sebuah network ID dan sebuah host ID. Network ID ialah bagian IP Addres yang digunakan untuk menujukan temapat komputer ini berada, sedangkan host ID ialah bagian dari IP Addres yang digunakan untuk menunjukan workstation, server, router dan semua TCP?IP lainnya dalam jaringan tersebut dalam jaringan host ID harus unik.

KLASIFIKASI  IP ADDRESS
Address kelas A
1 bit pertama IP Address-nya “0”
Address kelas B
2 bit pertama IP Address-nya “10”
Address kelas B
3 bit pertama IP Address-nya “110”

Kelas A
Karakteristik  :
Format                         : 0nnnnnnn hhhhhhhh hhhhhhhh hhhhhhh
Bit pertama                   : 0
Panjang NetID             : 8 bit
Panjang HostID            : 24 bit
Byte pertama                : 0 – 127
Jumlah                          : 126 kelas A (0 dan 127 dicadangkan)
Range IP                      : 1.xxx.xxx.xxx sampai 126.xxx.xxx.xxx
Jumlah IP                     : 16.777.214 IP Adders pada tiap kelas  A

IP Addar kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Bit pertama dari kelas A selalu diset 0 sehingga byte terdepan kelas A selalu bernilai antara 0 dan 127. IP Adders kelas A, network ID ialah 8 bit pertama, sedangkan host ID  24 bit berikutnya. Dengan demikian pembacaan IP Adders kelas A : misalnya  012.26.2.6 ialah :
            Network ID                 : 012
            Host ID                        : 26.2.6
Dengan panjang host ID yang 24 , maka network ini dapat menampung sekitar 16 juta host setiap jaringan .
 
 
Kelas B
Karakteristik :
           Format                         : 10nnnnnn nnnnnnnn hhhhhhhh hhhhhhhh
           Dua bit pertama           : 10
Panjang NetID             : 16 bit
Panjang HostID            : 16 bit
Byte pertama                : 128 – 191
Jumlah                          : 16.384 kelas B
Range IP                      : 128.0.xxx.xxx sampai 191.155.xxx.xxx
Jumlah IP                     : 65.532 IP Adders pada tiap kelas B

            IP Adders kelas B biasanya dialokasikan untuk jaringan berukuran sedang dan besar.Dua bit pertama dari IP addres kelas B selalu diset 10 sehingga byte terdepan dari IP adders ini selalu bernialai diantara 128 hingga 191. Pada IP Adders kelas B, network ID ialah 16 bit pertama sedangkan 16 bit berikutnya ialah host ID. Dengan demikian pembacaan IP addres kelas B misalkan: 128.29 121.1 ialah:
                        Network ID                 : 128.29
                        Host ID                        : 121.1
           Dengan panjang host ID yang 16 bit, IP Adders Kelas B ini menjangkau sampai160.320 jaringan dengan masing-masing 65024 host.   

        


Kelas C
Karakteristik :
Format                         : 110nnnnn nnnnnnnn nnnnnnnn hhhhhhhh
            Tiga bit pertama          : 110
Panjang NetID              : 24 bit
Panjang HostID            : 8 bit
Byte pertama                : 192 – 223
Jumlah                          :  2.097.152 kelas C
Range IP                      : 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx
Jumlah IP                     : 65.532 IP Adders pada tiap kelas C

IP Adders kelas C awalnya digunkan untuk jaringan berskala  kecil mislanya LAN. Terdiri atas network 192.0.0.0 sampai 223.255.255.0. Network ID ada pada tiga bit yang pertama selalu berisi 111. Bersama 21 bit berikutnya membentuk network ID 24 bit. Host ID ialah 8 bit terakhir. Kelas ini menjangkau hingga hampir 2 juta jaringan dengan masing-masing 254 host. 

Keuntungan

-Mendefinisikan datagram , yang merupakan unit transmisi elementer di Internet
-Mendefinisikan skema pengalamatan Internet
-Melewatkan data antara Network Access Layer danHost to Host Transport Layer
-Routing datagram ke remote host
  
Kerugian :
-127 tidak boleh digunakan sebagai net id dikarenakn net id 127/8 digunakan  sebagai IP loopback, yaitu IP yang mengarah ke PC itu sendiri
-0 tidak boleh digunakan sebagai net id di karenakan net id 0/0 digunakan untuk pengarahan ke semua komputer di internet.
 -255 tidak boleh digunakan sebagai net id atau host name dikarenakan 255 digunakan untuk net mask dan IP broadcast (IP yang mengarah ke seluruh komputer pada jaringan)
- Ada beberapa larangan dalam menentukan IP, yaitu :
 
 Kesimpulan

           Manajemen server adalah pengelolaan server yang mencakup proses pemeliharaan  ,perawatan, monitoring ,security ,recovery dan maintenance pada perusahaan yang bertujuan agar server dapat beroperasi secara baik untuk menghindari ancaman pada server seperti server down. 

       IP Adders adalah identitas satu komputer dalam jaring computer / internetIP Adders terbagi  4 kelompok 8 bit yang dituliskan dalam bilangan biner. Dimana setiap kelompok dalam IP  Adders dipisahkan oleh titik  Nilai terbesar dari bilangan biner 8 bit adalah 255.

IP Adders ini dibagi dalam 5 kelas yaitu : kelas A, kelas B Kelas  C, kelas D dan kelas E , Perbedaan dari masing masing kelas adalah pada ukuran dan jumlahnya. Kelas  A dipakai oleh sedikit jaringan namun jaringan ini memiliki anggota yang besar. Kelas B dipakai untuk jaringan sedang dan besar kelas ini mempunyai banyak jaringan dan juga memiliki anggota yang besar hingga ribuan. Kelas C dipakai oleh banyak jaringan namun, anggota masing masing jaringan sedikit.

 

Sumber :
/2010/03/20100310_06_IP%20Address%20Versi%204.pdf
http://ilmukomputer.org/wp-content/uploads/2007/12/metode-ip-address-
lanjutan-vlsm.pdf
http://www.solarwinds.com/it-management-glossary/what-is-server-         management.aspx



 

0 komentar:

Posting Komentar