Memandang organisasi dari segi tata hubungan, wewenang dan
tanggung
jawab yang ada oleh organisasi
Bentuk-bentuk organisasi :
1.
Bentuk Organisasi Staff
Dalam organisasi ini,
tidak begitu tegas garis pemisah antara pimpinan dan staf pelaksana. Peran staf
bukan sekedar pelaksana perintah pimpinan namun staf berperan sebagai pembantu
pimpinan. Bentuk organisasi semacam ini muncul karena makin kompleksnya
masalah-masalah organisasi sehingga pimpinan sudah tidak dapat lagi menyelesaikan
semuanya dan memerlukan bantuan orang lain (biasanya para ahli) yang dapat
memberikan masukan pemikiran-pemikiran terhadap masalah-masalah yang dihadapi.
Meskipun organisasi ini lebih baik dari yang pertama karena keputusan-keputusan
dapat lebih baik namun kadang-kadang keputusan-keputusan tersebut akan memakan
waktu yang lama karena melalui perdebatan-perdebatan yang kadang-kadang
melelahkan.
2. Bentuk Organisasi Lini
Dalam jenis organisasi ini, pembagian tugas dan wewenang
terdapat perbedaan yang tegas antara pimpinan dan pelaksanaan. Peran pimpinan
dalam hal ini sangat dominan dimana semua kekuasaan di tangan pimpinan. Oleh
sebab itu dalam pelaksanaan kegiatan yang utama adalah wewenang dan perintah.
Memang bentuk organisasi semacam ini, khususnya didalam institusi-institusi
yang kecil sangat efektif karena keputusan-keputusan cepat diambil dan
pelaksanaan keputusan juga cepat. Kelemahannya jenis organisasi semacam ini
kurang manusiawi, lebih-lebih para pelaksana tugas bawahan hanya dipandang
sebagai robot yang senantiasa siap melaksanakan perintah.